Thursday, July 4, 2013

LOVE IS A HORMON

What i have learned today..
LOVE IS A HORMON. 
mengapa manusia butuh pasangan dalam hidupnya? selain untuk beranak pinak dan melanjutkan turunan? 
selain itu pasti dalah untuk membahagiakan dirinya sendiri.. mencintai dan di cintai.. 
tapi bukankah cinta itu seperti bunga mawar berduri.. ada indahnya ada sakitnya. 
dan cinta itu faktanya adalah kadar hormon yang keluar dari otak kita.. bukan hati.. hati itu apa? jantung? jantung tidak bisa memiliki perasaan.. otak mengeluarkan hormon cinta yang bernama Oxitocin.. apabila seseorang di operasi otaknya dan hormon itu dibuang maka orang itu tidak lagi bisa merasakan cinta dan tidak lagi bisa mencinta.. so.. basically LOVE is a HORMON.. not a feelings.. hormon nya membuat kita memiliki sesuatu yg manusia sebut dengan rasa cinta.. 
Okay.. now..
sekarang kita berpikir.. pada saat anda sendiri tanpa pasangan hidup anda seperti apa? saat kita anak anak hormon itu sudah ada namun bekerja berbeda.. dgn saat kita dewasa cinta anak biasanya pada orang tua.. saat dewasa berkembang pada lawan jenis.
balik lagi.. saat anda sendiri hidup anda bagaimana? saya rasa baik baik saja.. bahagia.. lalu kita belejar dari lingkungan.. melihat org pacaran.. dan timbul rasa ingin seperti org lain... sama seperti melihat org punya mobil.. kita ingin punya mobil.. thats all..
nah kalau kita bahagia saat kita sendiri.. dan kita punya pasangan.. bukankah tujuannya adalah LEBIH MEMBAHAGIAKAN KITA?
kalau menyakitkan.. menyebalkan.. membosankan.. dsb... akhirnya bukan bertambah bahagia namun malah menyakitkan..
im single now after divorce and i had a good wife before.. now im single.. so if i want to have a girl.. isnt it supposed to be the one that make me more happy then now?
coz now im happy being alone.. what about u? 
thats a question of life...
bisakah anda menerima pasangan yg membuat hidup anda TIDAK lebih bahagia dr sekarang?
if not..then better not...
what about u?

No comments:

Post a Comment